Menu Close

Digelar 1 Tahun Kemudian, Namanya Tetap Piala Eropa 2020

Digelar 1 Tahun Kemudian, Namanya Tetap Piala Eropa 2020
Digelar 1 Tahun Kemudian, Namanya Tetap Piala Eropa 2020
Maskot Piala Eropa 2020 yang Sudah Selesai Diproduksi

Walau pada realitanya Piala Eropa diundur penyelenggaraannya ke tahun 2021, nama yang akan digunakan UEFA tetaplah Piala Eropa 2020. Hal ini bulat dan resmi diputuskan oleh UEFA melalui konferensi pers virtual yang digelar hari ini (Kamis 10 /6 / 2020).

Sejatinya persoalan molornya Piala Eropa 2020 ke musim panas 2021 sudah menjadi bahan diskusi ketat antar pihak UEFA dengan sesama anggota federasi, timnas, dan negara-negara yang sedari awal ditunjuk menjadi venue Piala Eropa 2020. Adapun tadinya UEFA ingin menggelar Euro 2020 yang bergulir di 12 kota di 12 negara berbeda. Namun sayangnya, semua agenda indah itu harus lebur lantaran pandemi virus COVID – 19 yang tengah melanda dunia.

Terkait nama yang ingin digunakan untuk kompetisi internasional paling bergengsi di kawasan Eropa itu, sejatinya juga sudah sempat menjadi pembicaraan internal di UEFA. Hingga pada akhirnya mereka memutuskan untuk tetap menggunakan titel UEFA Euro 2020 atau Piala Eropa UEFA 2020.

Ditetapkannya nama tersebut pun juga perlu pemikiran yang panjang, namun karena sedari awal Piala Eropa tahun ini memang sengaja dibuat untuk memperingati digelarnya turnamen Piala Eropa yang ke 60 kalinya, UEFA pun tetap menggunakan nama Piala Eropa 2020. Disisi lain, UEFA tidak mau menambah limbah lingkungan di bumi. Mengingat sudah banyak pabrik yang sudah memproduksi souvenir dan pernak-pernik turnamen 4 tahun sekali itu.

“Kami sepakat mengeluarkan keputusan ini, karena dengan nama yang sama, UEFA tetap memungkinkan untuk bertahan dengan visi awal dari turnamen ini. Yaitu sekaligus merayakan peringatan ke 60 tahun digelarnya Piala Eropa sejak tahun 1960 silam”, cetus UEFA melalui laman resmi mereka.

Selain itu, momen ini tetap akan dijadikan pengingat bagi para pencinta sepakbola dunia, khususnya di daratan Eropa terkait perjuangan yang dilakukan bersama-sama dalam menghadapi isu pandemi virua Corona.

“Nama Piala Eropa 2020 akan menjadi pengingat, kalau kita sesama para publik sepakbola pernah berjuang bersama-sama memperjuangkan kehidupan sepakbola dan manusia pada tahun 2020 untuk melawan pandemi”, lanjut UEFA lagi.

“Lagipula ini untuk menghindari penumpukan limbah dari produksi barang terkait Piala Eropa 2020 yang jadi tidak bisa dipakai. Sudah banyak produk dari brand-brand ternama yang selesai di produksi, guna mempersiapkan Piala Eropa 2020. Kami tidak mau menyia-nyiakannya begitu saja. Itu hanya akan berdampak buruk bagi lingkungan, jika namanya kami ganti menjadi Piala Eropa 2021″, tuntasnya.